UGM Lakukan Penyuluhan Hukum untuk Masyarakat Jatinegara

UGM Lakukan Penyuluhan Hukum untuk Masyarakat Jatinegara

UGM Lakukan Penyuluhan Hukum untuk Masyarakat Jatinegara
UGM Lakukan Penyuluhan Hukum untuk Masyarakat Jatinegara

Magister Ilmu Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Kampus Jakarta melaksakan penyuluhan hukum

untuk masyarakat di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/9). Penyuluhan hukum itu dilaksanakan di kantor Kecamatan Jatinegara.

Sekretaris Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Kampus Jakarta, I Gusti Agung Made Wardhana, yang akrab dipanggil IGAM kepada beritasatu.com, Sabtu (29/9), mengatakan, kegiatan penyuluhan hukum itu dalam rangka menjalankan salah satu pilar dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat. Dua pilar lainnya adalah pendidikan dan pengajaran serta penelitian dan pengembangan.

Ia mengatakan, Magister Ilmu Hukum UGM Kampus Jakarta mengamati perlu dilakukannya kegiatan penyuluhan hukum

berkaitan dengan sengketa di bidang pertanahan khususnya mengenai waris tanah, hibah, wakaf, eigendom verponding (kepemilikan properti) dan sengketa tanah pada umumnya.

Selain itu, kata dia, penyuluhan hukum juga berkaitan dengan tindak pidana, khususnya mengenai penipuan dan/atau penggelapan, narkotika, kekerasan dalam rumah tangga, dan pencurian. “Hal ini karena dua persoalan hukum tersebut sangat dekat dan kerap terjadi di lingkungan masyarakat,” kata dia.

Penyuluhan hukum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat khususnya

paratur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Jatinegara beserta pejabat kelurahan yang berada dalam wilayah administrasi Kecamatan Jatinegara, Ketua RW, RT, Karang Taruna, dan tokoh masyarakat mengenai aspek hukum dalam sengeketa tanah dan tindak pidana umum.

Di samping penyelenggaraan penyuluhahan hukum tersebut, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar kampus UGM Jakarta, Keluarga Mahasiswa Magister Ilmu Hukum (KMMIH) juga melaksanakan kegiatan pendistribusian sembako kepada masyarakat prasejahtera di delapan kelurahan pada Kecamatan Jatinegara, dengan total 150 paket sembako. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup masyarakat yang bersangkutan.

Kegiatan penyuluhan hukum dilakukan dengan ceramah terbuka, yang disampaikan oleh pembicara kalangan akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, diantaranya Yulkarnain Harahab, ahli Hukum Islam; Rafael Edy Bosko, ahli Hukum Agraria; I Gusti Agung Made Wardhana atau IGAM, ahli Hukum Lingkungan; dan Sigid Riyanto, ahli Hukum Pidana.

Dalam penyuluhan hukum tersebut disampaikan dalam dua sesi oleh pembicara, yang kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab dari peserta penyuluhan hukum.

 

Sumber :

https://daftarpaket.co.id/