Tipuan Seekor Kucing

Tipuan Seekor Kucing

Di sebuah bangunan tak berpenghuni, hiduplah seekor kucing dan kawanan tikus.

Walaupun tinggal dalam satu bangunan, mereka tidak akur.

Bahkan, mereka saling bermusuhan, karena kucing selalu memangsa para tikus.

Suatu ketika, seekor tikus sedang berjalan-jalan. Alangkah kagetnya ia ketika melihat kucing tergantung dan kepalanya berada di bawah.

Tikus itu pun segera memberitahukan teman-temannya, bahwa si kucing telah dihukum gantung.

Dengan hati-hati, para tikus keluar dari sarang sambil mengendus-endus.

Karena tidak terjadi apa-apa, mereka menari-nari dengan gembira.

Mereka senang karena mereka bisa terbebas dari ancaman kucing.

Namun, olala… Tanpa disadari oleh para tikus, tiba-tiba si kucing melepaskan pegangannya pada tali.

Kucing pun berhasil menangkap empat ekor tikus.

Menyadari kucing masih mengincar tikus, para tikus semakin berhati-hati.

Tetapi, si kucing selalu membuat berbagai macam tipuan untuk menangkap tikus.

Suatu ketika, kucing mengguling-gulingkan tubuhnya ke tempat terigu, hingga seluruh tubuhnya tertutup oleh terigu.

Lalu, si kucing berbaring diam-diam dengan satu mata terbuka.

Ketika merasa keadaan sudah kembali aman, tikus-tikus mulai keluar dari sarangnya.

Kucing yang berbaring itu pun bersiap-siap untuk menerkam tikus-tikus tersebut.

Namun, seekor tikus tua yang sangat memahami tipuan kucing, tiba-tiba berdiri dan memperingatkan para tikus.

“Hati-hati! Mungkin terigu itu terlihat seperti tumpukan makanan yang lezat. Tapi, sepertinya itu adalah tipuan dari kucing. Lebih baik, kalian semua berhati-hati dan jangan pergi jauh-jauh dari sarang,” teriak tikus tua

Baca Juga :