Tantangan Besar Dunia Pendidikan Indonesia Menurut Sri Mulyani

Tantangan Besar Dunia Pendidikan Indonesia Menurut Sri Mulyani – Pemerintah berkomitmen untuk mengalokasikan 20 % berdasarkan aturan belanja buat pendidikan. Hal ini bertujuan ?agar Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia bisa bersaing menggunakan negara lain.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, ?tahun ini aturan pendidikan mencapai Rp 444 triliun, anggaran tersebut terus meningkat setiap tahun. Dia menjelaskan, tahun kemudian anggaran pendidikan masih sebanyak Rp 426 triliun.

“Bila bicara pendidikan harus mengalokasikan 20 % belanja negara harus buat belanja pendidikan, dalam anggaran kita tahun ini 20 % atau Rp 444 triliun,” istilah Sri Mulyani, saat menghadiri Learning Innovation Summit 2018, di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Alokasi anggaran yg akbar nir membuat pertarungan sektor pendidikan langsung terselesaikan. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sebanyak 250 juta, sebesar 75 juta di antaranya adalah penduduk usia sekolah.

Hal tadi menjadi tantangan tersendiri buat menaikkan kualitas aset Indonesia yang sangat penting, sebagai asal daya manusia yg lebih baik, kreatif dan produktif.

“Ini magnitude bagaimana tantangan strategi menciptakan aset di Indonesia, yaitu insan akan jadi lebih baik, kreatif produktif & cerdas apabila punya pendidikan,” ungkap Sri Mulyani.

Tantangan Perkembangan Teknologi

Sri Mulyani melanjutkan, tantangan berikutnya merupakan perkembangan teknologi yg berubah cepat. Kondisi ini membuat global pendidikan wajib lebih peka buat menyikapinya. Jika tida?k, maka sumber daya insan Indonesia akan jauh tertinggal.

“Kita sibuk memperbaiki kualitas, proses, manajemen & hasil pendidikan, namun kita dihadapkan sang dunia yang berubah cepat, teknologi berubah cepat,?” tuturnya.

Dia pun menginginkan, sektor pendidikan dengan aturan yang akbar bisa berakibat hasil yg baik. Lantaran biasanya hal yg diraih tanpa kerja keras akan memunculkan output yg jelek.

“Kualitas belanja pendidikan yang baik, maka sektor pendidikan nir perlu bekerja keras lantaran telah dapat jatah, beda sektor lain kesehatan, jalan raya listrik, irigasi, perdagangan penting industri penting, semua krusial, tapi semua itu wajib buat acara yg baik buat bisa aturan, manusia umumnya pada kemudahan bisa aturan akan memunculkan upaya tidak membuat terbaik,” tandasnya di Www.Sekolahan.Co.Id.