Tanah merupakan suatu gejala

Tanah merupakan suatu gejala

alam permukaan daratan yang membentuk suatu zone dan biasa disebut pedosfer, tersusun atas bahan lepas berupa pecahan dan lapukan batuan bercampur dengan bahan organik (Notohadiprawiro, 1993).

  1. Dokuchaiev (1870) dalam E-dukasi.net mengatakan bahwa tanah adalah suatu benda fisis yang berdimensi tiga terdiri dari panjang, lebar, dan dalam yang merupakan bagian paling atas dari kulit bumi dan mempunyai sifat-sifat yang berbeda dengan bahan yang ada di bawahnya sebagai hasil kerja interaksi antara iklim, kegiatan oganisme, bahan induk dan relief selama waktu tertentu.
  2. Sumber air permukaan tidak hanya sumber air tawar, tetapi juga termasuk laut yang merupakan air asin. Air permukaan meliputi sungai, danau, rawa, daerah aliran sungai (DAS), teluk, selat, dan lautan.
  3. Sungai adalah lembah memanjang yang menjadi tempat mengalirnya air darat menuju laut atau danau. Terjadinya sungai diakibatkan oleh adanya air yang mengalir terus-menerus sehingga tempat aliran tersebut lama-kelamaan makin dalam dan lebar. Potensi sungai sebagai irigasi pertanian, pembangkit listrik tenaga air, sebagai sarana transportasi.
  4. Danau adalah tempat berkumpulnya air dan pada umumnya letaknya lebih rendah daripada daerah sekitarnya. Danau di Indonesia dapat dikelompokkan sebagai berikut. Danau tektonik adalah danau yang terbentuk karena suatu tenaga bumi, yaitu tenaga tektonik akibat adanya pergeseran atau retakan pada lapisan batu-batuan. Tenaga itu menyebabkan terjadinya suatu cekungan yang berisi air. Misalnya, danau poso di Sulawesi Tengah, kemudian danau vulkanis yang terjadi karena adanya gunung api yang meletus dan mengeluarkan ekshalasasi.
  5. DAS adalah wilayah tampungan air yang masuk kedalam wilayah air sungai. Batas wilayah DAS diukur dengan cara menghubungkan titik-titik tertinggi diantara wilayah aliran sungai yang satu dengan yang lainnya. Misalnya, DAS di Indonesia kini kebanyakan terpusat pada banjir yang berulang-ulang menimpa areal yang cukup luas contoh di sebagian daerah di Jakarta, serta pada daerah bawah.
  6. Laut adalah bagian permukaan bumi yang berupa massa air asin dalam jumlah yang banyak dan menggenang pada lahan yang luas. Laut yang sangat luas disebut lautan atau samudera, sedangkan laut sempit yang memisahkan dua pulau disebut selat.
  7. Undang-undang No. 4 Tahun 1982 Pasal (5) menyebutkan: “sumber daya alam adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia, sumber daya hayati, sumber daya non hayati, dan sumber daya buatan”.
  8. Sumber daya alam materi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan dalam bentuk fisiknya. Misalnya, batu, besi, emas, kayu, serat kapas, rosela, dan sebagainya.
  9. Sumber daya alam energi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan energinya.
  10. Sumber daya alam ruang; merupakan sumber daya alam yang berupa ruang atau tempat hidup, misalnya area tanah (daratan) dan angkasa.
  11. Sumber daya alam nonhayati (abiotik); disebut juga sumber daya alam fisik, yaitu sumber daya alam yang berupa benda-benda mati. Misalnya : bahan tambang, tanah, air, dankincirangin.
  12. Sumber daya alam hayati (biotik); merupakan sumber daya alam yang berupa makhluk hidup. Misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, dan manusia.
  13. Sumber daya alam menurut Katili (1983) adalah semua unsur tata lingkungan yang nyata atau potensial dapat memenuhi kebutuhan manusia.
  14. sedangkan menurut Ireland (1974) sumber daya alam adalah keadaan lingkungan alam yang mempunyai nilai untuk memenuhi kebutuhan manusia.
  15. Suryanegara (1977) mengatakan bahwa secara definisi sumber daya alam adalah unsur – unsur lingkungan alam, baik fisik maupun hayati yang diperlukan manusia dalam memenuhi  kebutuhannya guna meningkatkan kesejahteraan hidup.
  16. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberadaan sumber daya alam Indonesia antara lain sebagai berikut :
  17. Wilayah Indonesia terletak di wilayah tropis dengan curah hujan yang tinggi, sehingga menyebabkan keanekaragaman jenis tumbuhan dapat tumbuh dengan subur. Oleh sebab itu, Indonesia kaya berbagai jenis tumbuhan.
  18. Indonesia terletak pada pertemuan jalur pergerakan lempeng tektonik deng