Sumber-sumber Dana Bank Syari’ah

Sumber-sumber Dana Bank Syari’ah

 Pertumbuhan setiap bank sangat dipengaruhi oleh perkembangan  kemampuannya menghimpun dana masyarakat, baik berskala kecil maupun besar dengan masa pengendapan yang memadai. Sebagai lembaga keuangan, masalah bank yang paling utama adalah dana. Tanpa dana yang cukup, bank tidak dapat berbuat apa-apa, atau dengan kata lain bank menjadi tidak berfungsi sama sekali.
dana adalah uang tunai yang dimiliki atau dikuasai oleh bank da¬lam bentuk tunai, atau aktiva lain yang dapat segera diubah menjadi uang tunai. uang tunai yang dimiliki atau dikuasai oleh bank tidak hanya berasal dari para pemilik bank itu sendiri, tetapi juga berasal dari titipan atau penyertaan dana orang lain atau pihak lain yang sewaktu-¬waktu atau pada suatu saat tertentu akan ditarik kembali, baik sekali¬gus ataupun secara berangsur-angsur.
DALAM PANDANGAN SYARIAH UANG, BUKANLAH MERUPAKAN SUATU KOMODITI RNELAINKAN HANYA MERUPAKAN ALAT UNTUK MENCAPAI PER¬TAMBAHAN NILAI EKONOMIS
SUMBER DANA BANK SYARI’AH TERDIRI DARI:
 1.  MODAL INTI (CORE CAPITAL)
MODAL INTI ADALAH DANA MODAL SENDIRI, YAITU DANA YANG BERASAL DARI PARA PEMEGANG SAHAM BANK, YAKNI PEMILIK BANK. PADA UMUMNYA DANA MODAL INTI TERDIRI DARI:
•MODAL YANG YANG DISETOR OLEH PARA PEMEGANG SAHAM, SUMBER UTAMA DARI MODAL PERUSAHAAN ADALAH SAHAM.
•CADANGAN, YAITU SEBAGIAN LABA BANK YANG TIDAK DIBAGI, YANG DISISIHKAN UNTUK MENUTUP TIMBULNYA RISIKO KERUGIAN DI KEMUDIAN HARI.
•LABA DITAHAN, YAITU SEBAGIAN LABA YANG SEHARUSNYA DIBAGIKAN KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM, TETAPI OLEH PARA PEMEGANG SAHAM SENDIRI (MELALUI RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM) DIPUTUSKAN UNTUK DITANAM KEMBALI DALAM BANK.
 2.  KUASA EKUITAS (MUDHARABAH ACCOUNT)
BANK MENGHIMPUN DANA BAGI-HASIL ATAS DASAR PRINSIP MUDHARABAH, YAITU AKAD KERJA SAMA ANTARA PEMILIK DANA (SHAHIBUL MAAL) DENGAN PENGUSAHA (MUDHARIB) UNTUK MELAKUKAN SUATU USAHA BERSAMA, DAN PEMILIK DANA TIDAK BOLEH MENCAMPURI PENGOLAHAN BISNIS SEHARI-HARI. KEUNTUNGAN YANG DIPEROLEH DIBAGI ANTARA KEDUANYA DENGAN PERBANDINGAN (NISBAH) YANG TELAH DISEPAKATI SEBELUMNYA. KERGUIAN FINANCIAL MENJADI BEBAN PEMILIK DANA, SEDANGKAN PENGELOLA TIDAK MEMPEROLEH IMBALAN ATAS USAHA YANG DILAKUKAN.
Berdasarkan prinsip ini, dalam kedudukannya sebagai mudharib, bank menyediakan jasa bagi para investor berupa:
•Rekening investasi umum, di mana bank menerima simpanan dari nasabah yang mencari kesempatan investasi atas dana mereka dalam bentuk investasi berdasarkan prinsip mudharabah mutlaqah
•Rekening investasi khusus, di mana bank bertindak sebagai manajer investasi bagi nasabah institusi (pemerintah atau lembaga keuangan lain) atau nasabah korporasi untuk menginvestasikan dana mereka pada unit-unit usaha atau proyek-proyek tertentu yang mereka setujui atau mereka kehendaki.