SMK Maritim di Patimban Akan Dibangun

SMK Maritim di Patimban Akan Dibangun

SMK Maritim di Patimban Akan Dibangun
SMK Maritim di Patimban Akan Dibangun

Untuk mengevaluasi keberadaan SMK di Jawa Barat (Jabar) Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

(Emil) berencana akan membuat sekolah pecontohan SMK berbasis maritim di Kabupaten Subang yang berdekatan dengan pelabuhan Patimban.

Dia mengatakan, kehadiran SMK Maritim di Patimban sebagai jawaban agar kelak lulusan SMK bisa terserap menjadi tenaga kerja di Pelabuhan.

’’Ini untuk mengantisipasi kehadiran Pelabuhan Patimban di Cirebon yang tengah dibangun,’’kata Emil ketika ditemui di Gedung Sate, Jumat, (2/8)

Emil menilai, pembangunan pelabuhan Patimban saat ini sedang dilakukan. Sehingga

kedepan membutuhkan tenaga kerja terlatih yang mengetahui seluk beluk pelabuhan.

’’Jangan sampai dalam dua tahun Patimban beres, ribuan tenaga kerja mengisi industri maritim, tapi yang datang bukan orang-orang Jawa Barat, tapi dari luar. Saya khawatir,” kata dia.

Emil mengatakan, ketika berkunjung ke Inggris, Skotlandia, dan Swedia pada 21 hingga 24 Juli 2019

kemarin. Dia ingin belajar dari sekolah kejuruan di negara tersebut.

Saat berada di Skotlandia, ia berkunjung ke City of Glasgow College sebagai salah satu sekolah vokasi terbaik dunia, terutama dalam bidang pendidikan maritim.

Untuk itu Pemprov Jabar berencana membuat sekolah politeknik atau sekolah vokasi maritim dan logistik di area pelabuhan Patimban, Jawa Barat.

’’Jadi permasalahan yang selama ini kita bahas yaitu pengangguran terbesar di Jawa Barat salah satunya disumbang oleh SMK. Nah mereka mengalami hal itu belasan tahun ke belakang dan sekarang sudah teratasi,” ujar Emil.

Sistem pendidikan yang dikembangkan dimulai dari SMK hingga politeknik, terutama dalam bidang pendidikan maritim, membuat pendidikan vokasi negara maju pesat hingga mampu menekan angka pengangguran.

“Jadi kita kita akan meniru sistem vokasi di Glasgow yang sangat canggih dan mudah diadaptasi. Jadi percontohannya kita mau membuat SMK Maritim mengantisipasi Patimban,” pungkas dia. (yan).

 

Sumber :

https://revistas2.uepg.br/index.php/ahu/comment/view/11260/0/24178