Pesantren Al-Muhajirin Deklarasikan Sekolah Zero Bully

Pesantren Al-Muhajirin Deklarasikan Sekolah Zero Bully

Pesantren Al-Muhajirin Deklarasikan Sekolah Zero Bully
Pesantren Al-Muhajirin Deklarasikan Sekolah Zero Bully

Sejumlah sekolah menengah yang berada dibawah Pondok Pesantren Al Muhajirin Purwakarta,

upayakan sekolah dengan Zero Bully.

Dipelopori langsung oleh Direktur Pembinaan Sekolah Menengah dan Perguruan Tinggi juga para pengurus OPPAL (Organisasi Pelajar Pesantren Al-Muhajirin). Nol Perundungan itu dideklarasikan.

Hal tersebut bertujuan sebagai upaya preventif sekaligus solusi untuk menghapus tindakan perundungan di kalangan remaja. Hal ini juga menjadikan sekolah sebagai pelopor yang tidak akan menoleransi tindak perundungan dalam bentuk apapun.

“Jika ditemukan santri yang melakukan bully maka akan diganjar SP (Surat Peringatan)

karena masuk ke dalam kategori pelanggaran berat peraturan pondok pesantren,” ujar Kepala Sekolah SMI 46 (SMA dan MA) Al-Muhajirin, Marpu MuhyidinIlyas, belum lama ini.

Al Muhajirin Garda Terdepan Zero Bully

Menurutnya, pendeklarasian tersebut semata-mata diakukan agar para santri merasa aman, nyaman, tenteram, dan lebih khusyuk lagi dalam proses pembelajaran di Al-Muhajirin.

“Al-Muhajirin harus menjadi bagian terdepan dalam solusi masalah nasional tersebut,” katanya.

Acara tersebut dibuka oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, KH. Abun Bunyamin M. Pd,

dengan parade santri dan poster-poster yang berisi Anti-Bully. Kemudian dilanjutkan dengan pembentangan spanduk Zero Bully

 

Baca Juga :