Pergaulan Remaja yang tidak Sehat

Pergaulan Remaja yang tidak Sehat

 Pergaulan remaja zaman sekarang memang sangat memprihatinkan , tidak jarang berbagai berita mengenai kenakalan remaja bermunculan. Mulai dari genk motor tawuran, seks bebas, sampai pada penggunaan narkotika NAPZA. Ini menunjukkan bahwa pergaulan remaja saat ini sudah tidak sehat lagi. Cara pergaulan remaja yang seperti sekarang ini tentu saja sangat menimbulkan dampak negatif . Selain memperburuk situasi dan kondisi pergaulan remaja dan mempengaruhi cara hidup remaja lain, cara pergaulan remaja yang seperti sekarang juga dapat mempengaruhi kualitas hidup generasi anak cucu kita.

Contoh kenakalan remaja masa kini

“Beberapa Remaja Yang Berurusan Dengan Pihak Kepolisian Karena Kedapatan Menggunakan Narkoba Dan Minum-Minuman Keras.”

Sekelompok Siswa Sekolah Menengah Pertama Yang Sedang Tawuran Di Jalan Raya Sehingga Mengganggu Arus Lalu Lintas

“Agar Di Katakan Keren Remaja Ini Memacu Kencang Kendaraannya Sambil Mengangkat Bagian Depan Dari Motornya,Yang dapat Mengakibatkan Nyawanya Dapat Melayang.”

  1. Karakteristik Psikologi Remaja dan Permasalahannya
  2. Secara intelektual remaja mulai dapat berfikir logis tentang gagasan abstrak.
  3. Berfungsinya kegiatan kognitif tingkat tinggi yaitu membuat rencana, strategi, membuat keputusan-keputusan, serta memecahkan masalah.
  4. Sudah mampu menggunakan abstraksi-abstraksi, membedakan yang konkrit dengan yang abstrak.
  5. Munculnya kemampuan nalar secara ilmiah, belajar menguji hipotesis.
  6. Memikirkan masa depan, perencanaan, dll.
  7. Mengalami kecanggungan dalam pergaulan dan kekakuan dalam gerakan.
  8. Ketidakstabilan emosi.
  9. Adanya sikap menentang dan menantang orang tua.
  10. Pertentangan di dalam dirinya sering menjadi pangkal penyebab permasalahannya.
  11. Faktor-faktor penyebab pergaulan remaja

Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pergaulan remaja  sebagai berikut :

  1. Faktor orang tua

Para orang tua perlu menyadari bahwa zaman telah berubah. Sistem komunikasi, pengaruh media massa, kebebasan bergaul dan modernisasi di berbagai bidang. Rumah tangga yang dipenuhi kekerasan ntah antar orang tua atau pada anaknya jelas berdampak pada anak. Ketika anak tumbuh remaja, ia akan belajar bahwa kekerasaan adalah bagian dari dirinya, sehingga adalah hal yang wajar jika ia melakukan kekerasan pula. Sebaliknya, orang tua yang terlalu melindungi anaknya ketika remaja akan tumbuh sebagai individu yang tidak mandiri dan dan tidak berani mengembangkan indentitasnya yang unik. begitu bergabung dengan teman-temannya. Ia akan menyerahkan dirinya secara total terhadap kelompoknya sebagai bagian dari identitas yang dibangunnya.

Sumber :

https://nomorcallcenter.id/