Peradaban India

Peradaban India

Wilayah India adalah sebuah jazirah di Asia Selatan yang tertutup oleh batasbatas
alam, di sebelah utara terbentang pegunungan Himalaya yang tinggi dan
memanjang. Pegunungan itu merupakan benteng alam yang susah dilalui. Di
sebelah barat mengalir sungai Indus atau Sindhu. Nama India diambil alih dari
nama Sungai Indus, namun sebutan Hindia diambil alih dari kata Sindhu. Pantai
sebelah barat dihalangi oleh pegunungan yang curam yang disebut Ghat Barat
dan selama pantai sebelah timur terkandung Ghat Timur. Di lembah pegunungan
Himalaya mengalir sungai Gangga dan Yumuna yang bermuara di teluk
Benggala. Satu-satunya jalur masuk ke India melalui darat melalui celah
antara pegunungan Pamir dengan Hindukusy di anggota barat energi celah itu
disebut celah Kaibar. Bangsa-bangsa pengembara dari luar masuk ke India
melalui celah Kaibar dan menetap di area aliran sungai Gangga dan Yumuna
yang subur. Di area ini berkembang kebudayaan Hindu.

Berdasakan penelitian Antropologis, pendukung kebudayaan India
adalah bangsa Dravida. Kira-kira th. 3000 sebelum Masehi,
bangsa Dravida masuk ke India melalui celah Kaibar, mereka
menetap di lebih kurang aliran sungai Gangga dan Yumuna. Mereka
tidak lama tinggal di sana sebab didesak oleh bangsa Arya. Tandatanda
perawakan bangsa Dravida ialah berkulit hitam, pendek,
rambut kriting, hidung tidak mancung. Bangsa Dravida terdesak
oleh Bangsa Arya ke area daratan tinggi Dekhan, sebagian
bercampur darah dengan bangsa Arya. Bangsa Arya serumpun
dengan bangsa Eropa, yaitu Indo Jerman. Kawasan sungai
Gangga dan Yamuna disebut Aryavarta, berarti pemukiman
bangsa Arya. Di lembah sungai inilah berkembang kebudayaan
Hindu yang merupakan kebudayaan bangsa Arya. Bangsa Arya
mengaku sebagai bangsa “Mulia”. Untuk melindungi kemurnian
darahnya, bangsa Arya membagi masyarakatnya dalam beberapa
golongan atau kasta, seperti:

Artikel Lainnya : https://tokoh.co.id/biodata-blackpink-all-member-dan-fakta-terlengkap/

a. Kasta Brahmana ialah golongan para ahli agama dan ilmu
pengetahuan. Golongan ini paling dihormati dan biasanya
menjadi penasihat raja.

b. Kasta Waisya ialah golongan pedagang dan petani. Mereka
merupakan golongan yang berusaha, mengeluarkan keringat
untuk membuahkan perbekalan yang dibutuhkan oleh semua
golongan.

c. Kasta Ksatria ialah golongan ningrat dan para prajurit.
Golongan inilah yang memegang kekuasaan dan menjalankan
pemerintahan.

d. Kasta Sudra ialah golongan buruh kasar dan hamba sahaya.

Ada pula orang-orang yang “bernoda” dikeluarkan dari kastanya. Mereka
tidak terhitung kasta manapun juga. Mereka golongan penduduk yang paling
hina, mereka tidak miliki hak apapun. Mereka disebut golongan “Paria”.
Agama yang berkembang di India meliputi:

a. Agama Hindu. Agama Hindu memuja dewa-dewa, tersedia tiga dewa yang
paling terkemuka Dewa Brahma sebagai pencipta alam, Dewa Wisnu
sebagai pemelihara alam, dan Dewa Syiwa sebagai perusak alam. Kitab
sucinya disebut Weda.

b. Agama Buddha. Agama Buddha diajarkan oleh Sidarta Gautama, putra
mahkota kerajaan Kapilawastu di India Utara. Sidarta Gautama
memperoleh pencerahan perihal kasus kehidupan, itulah yang disebut
“Bodh”, sejak itu ia disebut “Budha”, berarti orang yang memperoleh
“Bodh”. Kitab sucinya Tripitaka.

Baca Juga :