Pengertian Perdagangan Bebas

Pengertian Perdagangan Bebas

Perdagangan bebas merupakan suatu kegiatan jual beli produk antar negara tanpa adanya kerumitan  aturan atau birokrasi yang mengatur perdagangan bebas itu didalam suatu Negara. Sehingga, suatu Negara, perusahaan, atau perorangan sekalipun dapat menjual produk yang diciptakannya di luar negeri. Begitu pula sebaliknya, Negara lainpun dapat menjual produknya didalam negeri sehingga konsumen dapat mendapatkan barang – barang kualitas internasional dengan mudah dan dengan harga yang relatif terjangkau.

Ciri – Ciri Perdagangan Bebas

  1. Perdagangan barang tanpa pajak (termasuk tarif) atau pembatasan perdagangan yang lain (seperti kuota impor atau subsidi untuk produsen), maksudnya adalah jual beli tersebut dilakukan tanpa dikenai pajak pada pemerintah.
  2. Perdagangan layanan tanpa pajak atau pembatasan perdagangan yang lain, hal ini pun hampir sama dengan poin pertama, tidak adanya ketentuan pajak yang khusus yang dikenakan kepada produsen, juga tidak adanya pembatasan oleh perdagangan yang lain.
  3. Ketiadaan dasar-dasar “pemutar belit perdagangan” (seperti pajak, subsidi, peraturan atau hukum) yang memberikan kelebihan kepada sejumlah kecil perusahaan, isi rumah, atau faktor-faktor produksi
  4. Akses bebas ke pasar, tidak adanya batasan atau kemudahan akses yang dapat langsung pada pasarnya, langsung pada konsumen dalam proses penjualannya
  5. Akses bebas kepada informasi pasar, konsumen dalam proses membeli produk  dapat meraih informasi secara terbuka dan bebas.
  6. Ketidak upayaan mengacaukan pasar melalui kekuatan monopoli atau oligopoly  pemberian pemerintah
  7. Pergerakan bebas tenaga kerja antara luar dan dalam Negara
  8. Pergerakan bebas modal antara luar dan dalam Negara

Sumber: https://pendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/