Mengetahui Bakat Anak Sejak Dini

Mengetahui Bakat Anak Sejak Dini

Lalu, bagaimana andai Anda hendak mengetahui bakat anak semenjak dini? Mari memperhatikan lima teknik berikut ini.

Temukan Tipe Kecerdasan yang Dimiliki Anak

Kunci mengejar bakat anak, salah satunya dengan mengenali tipe kepintaran yang dimiliki. Kecerdasan tidak saja masalah intelektual, tetapi pun tentang keterampilan khusus. Ada 7 jenis kepintaran yang harus kita pahami, yaitu kepintaran logika, linguistik, interpersonal, naturalis, musikal, kinestetik, dan spasial.

Berdasarkan 7 kepintaran tersebut, barangkali anak menguasai salah satunya. Jika tipe kecerdasannya telah ditemukan, Anda dapat mengetahui bakatnya dengan mudah. Sebagai contoh, anak dengan kepintaran musikal tentu suka bermain musik dan bernyanyi. Artinya, anak ini berpotensi mempunyai bakat menyanyi seraya memainkan perangkat musik.

Amati Hobinya dan Berikan Dukungan

Perkembangan anak-anak di bawah usia lima tahun relatif sama. Mulai dari jenis permainan, keterampilan kognitif, sampai motoriknya. Namun, salah satu persamaan tersebut pasti terdapat perbedaan, yakni kecenderungan minatnya.

Minat dan bakat adalahdua urusan yang bersangkutan. Dari minat, Anda dapat mengetahui bakat anak. Cobalah mengamati kelaziman sehari-harinya. Perhatikan jenis permainan yang dapat membuatnya tertarik.

Jika kita sudah mengejar hobinya, berikan sokongan penuh. Salah satu format dukungan tersebut, yakni dengan mengikutkannya dalam pekerjaan lomba. Misalnya, anak memiliki kegemaran melukis, berarti Anda dapat mendaftarkannya di persaingan yang sesuai.

Mencatat Perkembangan Anak

Setiap hari, anak kita pasti merasakan perkembangan. Mencatat perkembangannya ialah salah satu teknik mengetahui bakat anak semenjak dini. Anda dapat melakukan pendaftaran seminggu atau sebulan sekali.

Supaya evolusi anak terlihat, Anda mesti menyerahkan semacam stimulus. Ketika anak meresponnya, catatlah sikap dan ekspresinya.

Sebagai contoh, Anda menempatkan seekor burung di sekitar tempat bermainnya, lalu simaklah tindakan yang dilaksanakan si kecil. Jika anak mendekati burung dan meninggalkan mainannya, berarti dia punya minat terhadap hal-hal yang berbau alam. Dari rangsangan tersebut, Anda dapat menilai bahwa, anak mempunyai bakat menjadi ilmuwan atau dokter hewan.

Mengajaknya Berpartisipasi dalam Perlombaan

Beberapa anak memiliki tidak sedikit bakat. Kemampuan ini dinamakan multitalenta. Bakat anak laksana ini kerap susah dideteksi yang sangat menonjol.

Namun, Anda dapat mengatasinya dengan teknik mengikutkannya dalam acara lomba. Hasil lomba bisa dijadikan pedoman untuk meneliti bakatnya. Misalnya, anak punya bakat mencatat dan menyanyi, berarti dia harus berpartisipasi di persaingan sastra maupun musik. Jika nilai sangat tinggi didapatkan di lomba menulis, dengan kata lain bakat utamanya ialah menulis.

Berkomunikasi dengan Anak Tentang Hal yang Disukai

Komunikasi adalahhal urgen yang mesti dilaksanakan orang tua saat hendak mengenali anak-anaknya. Jalinlah komunikasi positif sampai-sampai anak inginkan berbagi dengan Anda, tergolong tentang kegemaran dan minatnya. Hindari mengolok-olok atau menyudutkan si anak ketika bercerita. Pasalnya, sikap negatif ini dapat membuatnya minder.

Jika hendak mengetahui minatnya, bertanyalah dengan arif tanpa menghakiminya. Berikan peluang pada anak untuk membalas pertanyaan. Namun, tidak boleh memaksanya supaya mengikuti kehendak Anda.

Sumber : http://www.shopzilla.co.uk/rd?t=http%3A//www.pelajaran.co.id