Mengenal Macam-Macam Halusinasi

Mengenal Macam-Macam Halusinasi

Mengenal Macam-Macam Halusinasi
Mengenal Macam-Macam Halusinasi

Halusinasi akustik (pendengaran atau auditori)

Halusinasi ini sering berbentuk :
Akoasma, yaitu suara-suara yang kacau balau yang tidak dapat dibedakan secara tegas
Phonema, yaitu suara-suara yang berbentuk suara jelas seperti yang berasal dari manusia, sehingga penderita mendengar kata-kata atau kalimat kalimat tertentu. Penderita seperti  mendengar suara-suara, sering mendengar suara-suara orang berbicara atau membicarakannya, suara-suara tersebut biasanya familiar. Halusinasi ini paling sering dialami klien dibandingkan dengan halusinasi yang lain.

Halusinasi visual (penglihatan)

Penderita merasa melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada, , seperti cahaya atau seseorang yang telah mati. Halusinasi visual sering menimbulkan ketakutan yang hebat pada penderita.

Halusinasi olfaktorik (pembauan)

Penderita merasa membau sesuatu yang tidak dia sukai, padahal di tempat tersebut tidak ada bau.. Halusinasi ini merupakan gambaran dari perasaan bersalah penderita. Tipe ini sering ditemukan pada klien dengan dimensia seizure atau mengalami gangguan cerebrovaskuler.

Halusinasi taktil (perabaan)

Halusinasi ini sering dijumpai pada pencandu narkotika dan obat terlarang. Perasaan nyeri, nikmat atau tidak nyaman padahal stimulus itu tidak ada.

Halusinasi haptik

Halusinasi ini merupakan suatu persepsi, di mana seolah-olah tubuh penderita bersentuhan secara fisik dengan manusia lain atau benda lain. Seringkali halusinasi haptik ini bercorak seksual, dan sangat sering dijumpai pada pencandu narkoba.

Halusinasi kinestetik

Penderita merasa bahwa anggota tubuhnya terlepas dari tubuhnya, mengalami perubahan bentuk, dan bergerak sendiri. Hal ini sering terjadi pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba.

Halusinasi autoskopi

Penderita seolah-olah melihat dirinya sendiri berdiri di hadapannya.

Halusinasi Pengecapan (gustatori)

Termasuk rasa yang tidak hilang pada mulut, perasaan adanya rasa makanan dan berbagai zat lainnya yang dirasakan oleh indra pengecapan klien.

 

Baca Artikel Lainnya: