Masalah Pokok Manajer Keuangan dan Cara Tepat Pemecahan Masalah

Masalah Pokok Manajer Keuangan dan Cara Tepat Pemecahan Masalah – Manajemen finansial adalahsalah satu bidang manajemen fungsional dalam sebuah perusahaan, yang mempelajari tentang pemakaian dana, mendapat dana dan pembagian hasil operasi perusahaan. Adapun tugas pokok manajer finansial antara lain mencakup keputusan mengenai investasi, pembiayaan pekerjaan usaha dan pembagian dividen sebuah perusahaan (Weston dan Copeland, 1992: 2). Masalah dalam finansial yang biasa dihadapi ialah pendanaan, ongkos (promosi dan pembelian), penjualan, keuntungan, piutang, dan investasi.

Dalam mengawali bisnis, sekian banyak ide seringkali muncul. Nhttps://tinyurl.com/yb3neqydamun, ide-ide usaha tersebut terkadang terbentur dengan pendanaan. Oleh karena tersebut salah satu masalah pokok yang susah dihadapi oleh manajer finansial yaitu bagaimana menemukan pendanaan dengan memilih sumber permodalan yang tepat.

Pemecahan Masalah
Mendapatkan pendanaan dengan memilih sumber permodalan yang tepat dapat dilaksanakan dengan hutang dan ekuiti alias penyertaan modal. Bagi memilih antara ekuiti dan hutang ialah dengan mendapat sumber duit yang tepat, contohnya dengan memilih suatu Bank yang term of credit-nya mudah. Jika memilih ekuiti, maka pilihlah sumber dana (Bank) yang persyaratannya tidak memberatkan. Bagi itu dibutuhkan kreatifitas dan networking yang baik untuk mendapat sumber duit yang tepat.

Penunjang keberhasilan manajemen finansial dengan teknik ini ialah persiapan yang matang. Proposal bisnis dan studi kelayakan mesti dipersiapkan dengan prima. Sehingga investor maupun kreditor tertarik mengalirkan uangnya, dan manajer yakin bakal prospek bisnisnya. Berikut macam-macam pendanaan yang dapat didapat bila sumber pendanaannnya ekuiti melewati Bank:

Tabungan, ini adalahtempat kesatu yang disaksikan ketika mengawali bisnis. Bisa pun bukan dalam format tunai, tetapi pun sesuatu yang dapat di uangkan menjadi modal bisnis seperti lokasi tinggal dan kendaraan. Manajer mesti yakin bakal prospektif atau tidaknya bisnis.

Investor perorangan. Pribadi yang mempunyai uang diatas Rp. 1 milyar sebetulnya banyak. Personal seperti tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber modal.

Perusahaan dengan keunggulan likuiditas. Memiliki jaringan dengan perusahaan luar negeri lebih baik, sebab sistem bunga bank yang lebih rendah dikomparasikan di Indonesia. Usahakan bisnis berskala besar sekaligus, sampai-sampai pihak beda tidak segan untuk mengalirkan dana dalam menolong manajemen keuangan.
Perusahaan modal ventura. Misalnya, Permodalan Nasional Madani (PNM) yang menolong permodalan dan manajemen usaha kecil sampai menengah, dan melepaskannya saat perusahaan berkembang besar.

Go Public atau memasarkan saham ke bursa. Bisa menemukan permodalan yang lebih besar, dengan resiko tantangan yang dihadapi, contohnya saham perusahaan menjadi kepunyaan orang lain.

Bila memilih sumber dana berupa hutang, berarti mampu menanggung resiko. Namun, ekuitas juga memiliki kelemahan yaitu perusahaan mesti siap berbagi baik hasil maupun operasional. Secara prinsip antara hutang dan ekuiti sama, yakni manajer mesti dapat mengelola dan memanajemen finansial yang didapatkan.

Sumber : https://tinyurl.com/yb3neqyd