Jenis-Jenis Pengangguran Menurut Sebab Terjadinya

Jenis-Jenis Pengangguran Menurut Sebab Terjadinya

Jenis-Jenis Pengangguran Menurut Sebab Terjadinya

  • Pengangguran Konjunktal

Yang artinya pengangguran yang disebabkan oleh adanya gelombang konjunktur yaitu disebabkan karena adanya kelesuan atau kemunduran kegiatan dalam ekonomi nasional. Hal tersebut dapat terjadi ketika masyarakat telah mengalami kelesuan dan barang menjadi tidak laku, yang kemudian produksi barang akan dikurangi atau setidaknya tidak akan dilakukan penambahan barang, hingga akhirnya faktor produksi menjadi dikurangi yang berarti ini dapat terjadi pengangguran.


  • Pengangguran Struktural

Merupakan pengangguran yang terjadi disebabkan oleh adanya masalah dalam segi penawaran, artinya jika masyarakat masih mengalami seperti :

  1. Kekurangan dalam perusahaan industri
  2. Kekurangan prasarana, kekurangan
  3. Kekurangan modal
  4. Kurang keahlian
  5. Dan kekurangan-kekurangan lain yang menimbulkan pengurangan pada produksi karena tidak dapat ditingkatkan dan banyak faktor produksi yang tidak akan terpakai.
  6. Pengangguran ini dapat terjadi karena penggantian tenaga manusia dengan teknologi.

  • Pengangguran Musiman

Pengangguran ini dapat terjadi secara berkala yang disebabkan karena pengaruh musim. Hal ini dapat terjadi pada sector pertanian, yang dimana pekerjaan paling pada terjadi ketika musim tanam dan musim panen. Pengangguran yang terjadi di pedesaan sering disebut juga sebagai pengangguran tersembunyi atau tidak ketara atau disguised unemployment, sebab terlihat ada saja hal-hal yang dikerjakan, namun jika mereka tidak ikut bekerja maka produksi juga tidak akan berkurang.


  • Pengangguran Friksional Atau Transisional Atau Peralihan

Pengangguran ini dapat terjadi karena perpindahan tenaga kerja dari sektor atau pekerjaan yang satu ke sektor atau pekerjaan yang lain. Dalam suatu Negara, pengangguran jenis ini dinilai normal jika tidak melebihi 3-5%.


  • Pengangguran Siklis

Pengangguran ini bisa terjadi jika permintaan lebih rendah jika dibandingkan dengan output potensial dari perekonomian. Dimana kemampuan ekonomi suatu bangsa menjadi lebih rendah bila dibandingkan dengan kemampuan yang harus dicapai. Pengangguran siklis dapat diukur dari jumlah orang yang bekerja dikurangi dengan jumlah orang yang seharusnya memiliki suatu pekerjaan pada tingkat pendapatan nasional.


Berdasarkan lamanya waktu kerja pengangguran dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu :

  • Pengangguran terbuka
  • Pengangguran setengah menganggur
  • Dan pengangguran terselubung

Akibat dari pengangguran yaitu sebagai berikut :

  • Orang yang tidak bekerja tentu saja tidak memiliki penghasilan sehingga tidak dapat membelanjakan uangnya untuk membeli kebutuhan hidup.
  • Menimbulkan efek psikologis yang buruk bagi pengangguran dan keluarganya.
  • Menimbulkan kekacauan sosial dan politik, mungkin juga menimbulkan kriminal.
  • Terhambatnya pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi merosot.

Sumber: https://gloryanugrahperkasa.co.id/jelly-splash-apk/