HARGA SEBUAH KEPERCAYAAN

HARGA SEBUAH KEPERCAYAAN

HARGA SEBUAH KEPERCAYAAN
HARGA SEBUAH KEPERCAYAAN

Kepercayaan kepada teman.
Apa sih yang ada di otak kalian saat mendengar kata kepercayaan.
Lebih spesifiknya sih kepercayaan kepada teman atau orang terdekat selain keluarga.

Apakah keyakinan bahwa orang tersebut siap memegang janji ?
Atau keyakinan bahwa orang tersebut akan menjaga semua rahasia yang pernah kita beritahukan.
Ataukah keyakinan bahwa orang tersebut akan memegang teguh semua apa yang diucapkan.

Bagi gw pribadi, kepercayaan kepada teman adalah bahwa apapun yang terjadi kepada teman kita, kita siap membantu, mendukung, membela dan mungkin memarahain teman kita tersebut dengan apa-apa yang telah, sedang dan akan dilakukan olehnya.

Gw punya cerita nih. Cerita ini hanyalah fiktif belaka, mohon maaf jika ada kesamaan nama tokoh, karakter atau pun peristiwa (Biar kayak di TV gitu)

Ada 2 orang teman wanita yang sangat akrab walaupun mereka belum terlalu lama kenal. Kita panggil saja Bunga & Mawar (bukan nama sebenarnya << kalau nama sebenarnya ga fiktif dong). Umur mereka tidaknya terlampau jauh antara 1 dan lainnya. Mereka berdua ke mana-mana selalu berduaan (kayaknya sih mandi juga berduaan..:p).Sharing, curhat (apa bedanya yah ??), tertawa, nangis semua mereka lakukan hampir selalu berdua.
Bagi orang yang tidak mengenal mereka, mungkin akan menyangka mereka kakak – adik (Lain Ibu & Lain Ayah).

Sampai pada suatu ketika adalah seorang cowo (kita sebut aja namanya Tukimin) yang masuk di antara mereka (Yaelah ga jauh-jauh ceritanya). Bunga yang pertama kali mengenal si Tukimin ini. Bunga mengenalnya pada acara Ulang Tahun temannya (Yang ini ga usah disebutin yah namanya,wong dia bukan karakter utamanya).

Si Bunga berniat untuk mengenalkan Tukimin kepada Mawar karena kebetulam mereka berdua jomblo (Yang sabar yah, kita sama kok << Curhat). Tukimin pun mengiyakan ajakan Bunga. Setelah mendengar kabar ini Bunga pun mengajak Mawar untuk kenalan dengan Tukimin.

Setelah perjanjian panjang, bertemulah Tukimin bersama Mawar (deg-deg..deg-deg..<< bunyi jantung ceritanya). Ok kenalan selesai, tau nama tau rumah,akhirnya mainlah mereka bersama-sama.Akhirnya mereka bertiga sering ngumpul dan main selalu bersama..

Walaupun sudah agak lama kenal tapi Mawar sama sekali belum ada perasaan apa-apa ke Tukimin, tapi malah dia ngerasa bahwa Bungalah yang menyukai Tukimin. Mawar pun ingin memastikan kebenaran ini, dengan menanyakannya secara langsung ke Bunga.
Pada pertama kali ditanyakan Bunga menyangkal bahwa dia menyukai Tukimin,tapi setelah dipaksa berapa kali barulah Bunga mengakui bahwa dia menyukai Tukimin, tapi karena dia sudah punya kekasih maka dia mengenalkan Tukimin ke Mawar. Mendengar hal itu Mawar pun mengkonfirmasi ulang ke Bunga apakah dia yakin ga mau mengejar Tukimin. Bungapun dengan tegas mengatakan tidak akan & dia membiarkan Mawar yang mendekati Tukimin. Tapi Mawar masih ragu dengan pernyataan itu dan diapun menanyakan berkali – kali hal yang sama kepada Bunga. Dan tanpa ragu pun Bunga berkali-kali menjawab dengan hal yang sama, bahwa dia membiarkan Mawar yang mendekati Tukimin.

Mawar pun akhirnya yakin atas ucapan Bunga dan dia percaya bahwa Bunga benar – benar mengatakan hal tersebut. Jadi dia pun tidak ragu untuk mendekati Tukimin. Tapi setalah beberapa lama ada keanehan yang nampak pada tingkah laku Bunga kepada Mawar. Bunga menjadi agak kasar dan menjadi suka berkuasa kepada Mawar. Mawar pun mencoba sabar dan meredakan amarah kepada Bunga. Tapi manusia mempunyai batas kesabaran. Demikian pun Mawar yang meledak emosinya setelah mengetahui apa yang sebenarnya yang ada dipikiran Bunga dan ternyata apa yang dipikirkan Mawar tentang Mawar setelah kenal Tukimin adalah benar.

Ternyata Bunga masih memiliki hati kepada Tukimin sampai sekarang ini, dan dari awal dia mengenalkan Mawar bersama Tukimin hanya untuk mengetahui apakah Tukimin cowo yang matre atau tidak ?Hanya untuk mengetahui Tukimin seorang yang loyal atau tidak ?
Jika dia mendapatkan apa yang dia harapkan maka dia siap menjatuhkan Mawar untuk mendapatkan Tukimin.

Mawar yang telah mengetahui akal busuk dari Bunga menjadi sangat marah dan tidak pernah mau lagi berhubungam sama Mawar apapun yang terjadi. Tapi dia menjadi luluh setelah Bunga kembali menghubungi dia dan meminta maaf. Walaupun ternyata maaf dia tersebut hanyalah akal bulus untuk kembali mendekati dirinya kepada Tukimin.

Cerita di atas bukan mempermasalahkan perebutan cowo yang terjadi loh yah. Kalau yang kejadiannya sama kayak gitu maaf banget yah.Ga sengaja. :p

Yang menjadi masalah dari cerita ini apakah semudah itu menghancurkan kepercayaan yang telah diberikan dari dasar hati hanya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan ?
Kepercayaan itu sulit. Malah bagi sebagian orang, kepercayaan adalah hal yang sakral dalam kehidupan yang dia jalankan.
Malah ada yang bisa tidak tahu malu hanya untuk mendapatkan kepercayaan.
ada juga yang siap mempertaruhkan apa yang dia miliki hanya untuk mendapatkan kepercayaan .

Semoga, kita semua dapat menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada kita.
Baik itu keluarga, Saudara, sahabat ataupun hanya seorang teman biasa di dalam lingkungan..

# NB : Kalau ada yang kejadiannya mirip sama cerita di atas

  1. Yang jadi Bunga : Sadar Oi..
  2. Yang jadi Mawar : Sabar ya..Biarkan Tuhan yang balas..Amiiin.

Baca Juga :