DPRD Pamekasan Minta Dinkes Serius Tangani DBD

DPRD Pamekasan Minta Dinkes Serius Tangani DBD

Pernak Pernik Tahun Baru Imlek Ala UK Petra
Pernak Pernik Tahun Baru Imlek Ala UK Petra

DPRD Pamekasan meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, agar serius

menangani persoalan Demam Berdarah Deague (DBD) yang dinilai mulai mengkhawatirkan.

Terlebih dengan adanya laporan dua penderita DBD meninggal pada awal 2019. Sehingga Dinkes sebagai instansi terkait harus sigap sekaligus melakukan langkah konkrit, salah satunya melalui program fogging secara rutin dan berkala di tingkat desa hingga dusun.

“Setiap petugas di masing-masing Puskesmas harus bergerak ke desa-desa untuk melakukan fogging secara berkala

, karena tindakan itu sangat penting untuk mencegah menyebarnya DBD,” kata Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Muhammad Sahur, Minggu (3/2/2019).
Baca Juga:

Purna Tugas, Ini Pesan Suli Faris Bagi Anggota DPRD Pamekasan
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan JKM Bagi Ahli Waris Anggota DPRD Pamekasan
DPRD Pamekasan Gelar Rapat Paripurna Istimewa
3 Politisi PPP Pamekasan Siap Patuhi Keputusan Partai
PKS-PPP Belum Setor Calon Pimpinan DPRD Pamekasan

Tidak hanya itu, Dinkes selaku instansi tertinggi di bidang kesehatan seyogyanya

memberikan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi tepat sasaran. “Sosialisasi sangat penting untuk disampaikan kepada masyarakat, sebab fogging tidak mungkin dilakukan setiap hari. Apalagi musim penghujan seperti saat ini,” ungkapnya.

“Intinya Dinkes harus intens melakukan pencegahan ke tingkat desa, sehingga nyamuk yang mengakibatkan penyakit DBD bisa diantisipasi atau bahkan dibasmi. Dari itu masyarakat juga harus mengetahui cara membasmi nyamuk berbahaya, dan ini tugas Dinkes,” sambung politisi PPP Pamekasan.

Sementara Sekretaris Dinkes Pamekasan, Ali Maksum menyatakan instansinya sudah rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sekaligus melakukan pencegahan melalui program fogging melalui Puskesmas di Pamekasan.

 

Baca Juga :