Cara mengatasi cegukan saat puasa

Dalam kebanyakan kasus, cegukan bukanlah kondisi medis yang membuat Anda dalam bahaya. Namun, cegukan sangat mengganggu dan membuat Anda tidak nyaman. Apalagi jika Anda sedang berpuasa. Anda tidak bisa minum banyak air untuk mengatasi cegukan saat puasa.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Masih banyak cara lain yang bisa Anda coba untuk mengatasi cegukan saat berpuasa. Perhatikan dengan cermat berbagai langkah untuk menghilangkan cegukan tanpa makanan atau minuman di bawahnya, eh.

Cara mengatasi cegukan saat puasa

Cegukan terjadi ketika otot diafragma mengalami kejang atau kontraksi. Diafragma itu sendiri terletak di bawah lubang perut dan di atas perut. Ada banyak hal yang bisa memicu ini. Di antaranya ada sahur lebih atau terlalu cepat, minum minuman ringan, menelan udara misalnya karena konsumsi permen karet atau perubahan suhu mendadak.

Namun, Anda juga mungkin mengalami cegukan karena otak bereaksi terhadap emosi tertentu. Misalnya stres, gugup, cemas atau terlalu bersemangat. Karena emosi yang meluap, ada gangguan saraf yang menghubungkan otak dengan diafragma.
Mengatasi cegukan saat puasa

Secara umum, cegukan akan hilang dengan sendirinya tanpa perawatan apa pun. Namun, dalam beberapa kasus cegukan bisa berlangsung lama sehingga Anda benar-benar tidak betah dan otot-otot diafragma menjadi sakit. Selain minum air atau menelan makanan, ini adalah empat cara untuk mengatasi cegukan selama puasa yang perlu Anda pelajari.
1. Tahan napas

Ambil napas dalam-dalam dengan hidung, lalu tahan napas selama sekitar sepuluh detik. Kemudian buang napas perlahan dan ulangi tiga atau empat kali lagi. Ulangi setiap dua puluh menit jika cegukan belum hilang.
2. Bernafas dalam kantong kertas

Siapkan kantong kertas putih yang cukup kuat. Pasang leher kantong kertas ke mulut dan hidung, bukan ke seluruh wajah. Pastikan mulut dan hidung Anda tertutup kantong kertas. Lalu tarik napas tasnya.

Tanpa disadari, lama-lama Anda akan menghirup karbon dioksida. Bahkan otot diafragma yang telah berkontur akan rileks lagi. Pastikan Anda tidak menggunakan kantong plastik karena akan menempel di mulut dan hidung Anda saat bernafas.
3. Duduk memeluk lutut Anda

Duduk dengan kaki ditekuk. Lalu ia memeluk lututnya saat Anda mencondongkan tubuh ke depan seolah-olah Anda ingin meringkuk. Tahan posisi ini selama sekitar dua menit. Posisi ini akan membuat area diafragma di bawah tekanan sehingga udara yang terjebak dapat keluar.
4. Pijat lubang area tersebut

Jika langkah-langkah untuk mengatasi cegukan ketika puasa lain gagal, cobalah memijat daerah mulas. Otot-otot diafragma terletak tepat di bawah mulut perut, di atas perut. Berikan tekanan ringan ke area tersebut dengan ujung jari Anda selama 20-30 detik.

Baca juga :