CARA MELATIH ANAK BICARA

CARA MELATIH ANAK BICARA

Penyebab Anak Terlambat Bicara
Ada pelbagai penyebab anak terlambat bicara. Apa saja faktor-faktor tersebut? Yuk, simak ulasannya di bawah ini:

Pendengaran terhambat
Proses berkata erat kaitannya dengan indera pendengaran. Ketika si kecil kendala dalam berkata dengan Ibu, di antara penyebabnya dapat jadi ialah terhambatnya pendengaran.

Perkembangan benak yang terlambat
Terjadinya gangguan di dekat otak dapat menyebabkan tidak terjalinnya hubungan antara benak dengan keterampilan berbicara. Hal ini juga secara otomatis dominan pada kendala pada lidah bibir, serta rahang guna menghasilkan bunyi.

Minimnya komunikasi
Untuk menstimulasi kemampuan berkata anak, terdapat baiknya untuk tidak jarang mengajaknya berbicara. Sebab saat komunikasi antara orang tua dan anak minim, maka urusan ini bisa memengaruhi perkembangannya.

Meskipun tingkat keterampilan berbicaranya berbeda-beda, tetapi tetap saja terdapat patokan kemampuan berkata si kecil yang dapat dijadikan indikator. Mari, ketahui penjelasannya di bawah ini:

Usia 3 bulan
Apabila sang buah hati sudah berada di umur 3 bulan, maka dia bakal mulai berdekut. Aktivitas ini disebut pun bahasa bayi di mana si kecil bakal bersuara namun tidak berarti.

Di umur ini pula, bayi bakal mulai mengenali lawan bicara serta keterampilan mendengarkan yang mulai meningkat. Hal ini ditandai dengan perhatiannya yang ditujukan untuk si Ibu. Nah, sebagai orang tua, Ibu mesti pandai menerjemahkan tiap tangisan bayi. Pasalnya, pada umur 3 bulan, sang buah hati bakal menangis dengan kebutuhan yang berbeda-beda.

Usia 6 bulan
Berbeda dengan sebelumnya, bayi yang berada di umur 6 bulan sudah mampu berkata dengan jernih. Si kecil sudah dapat mengupkan ucapan-ucapan seperti “ba-ba” atau “da-da”.

Bukan melulu itu, bayi berusia 6 bulan telah dapat mengekspresikan dirinya apakah sedang senang atau kecil hati serta dapat memerhatikan buaian musik. Ketika Ibu memanggil namanya, si Kecil juga telah dapat menoleh ke sumber suara.

Usia 9 bulan
Dua kata yang dapat dimengerti oleh sang buah hati andai menginjak umur 9 bulan terdapat ya dan tidak. Penggunaan nada suaranya pun bakal jauh lebih tinggi.

Usia 12 bulan
Kabar gembira untuk para orang tua ialah di umur 12 bulan si kecil telah dapat menuliskan kata mama” atau “papa”. Tidak melulu itu, bayi pun bakal mulai menirukan ucapan-ucapan yang Ibu ucapkan.

Apabila Ibu menyampaikan kalimat laksana “Ayo, kemari” atau “Ambil botolnya, maka sang buah hati juga telah dapat meresponnya. Kata-kata beda yang sudah bayi kenali di umur ini ialah botol susu, boneka, atau sepatu.

Usia 18 bulan
Apabila menyuruh si Kecil berkata di umur 18 bulan, maka dia juga akan dapat mengulang-ulang kata atau kalimat Ibu. Beberapa ucapan-ucapan dasar pun telah dapat diucapkannya. Sebagai misal kata “makan” dilafalkan sebagai “mam”.

Usia 24 bulan
Ketika menjangkau usia 24 bulan, secara normal si Kecil telah dapat mengucapkan minimal 50 kata serta berkata dengan memakai dua atau tiga kata lebih, contohnya “mau susu”.

Usia 3-5 tahun
Jika sudah berada di umur 3 sampai 5 tahun, kosakata seorang anak sudah berkembang dengan cepat. Kemampuannya mengetahui dan mengingat ucapan-ucapan baru juga akan merasakan perkembangan. Tidak melulu itu, kalimat-kalimat perintah pun sudah memampu direspon.

Sumber : http://www.tukaerusite.com/e/www.pelajaran.co.id/