Capsaisin, Senyawa Bioaktif pada Cabai

Table of Contents

Pengertian

Alkaloid adalah kelas senyawa nitrogen dasar heterosiklik dan terutama terkandung dalam tumbuhan (tetapi ini tidak mengecualikan senyawa yang berasal dari hewan). Asam amino, peptida, protein, nukleotid, asam nukleat, gula dan asam amino Antibiotik biasanya tidak diklasifikasikan sebagai alkaloid. Dan dengan prinsip yang sama, senyawa netral yang secara biogenetis terkait dengan alkaloid.

Cabai (Capsicum sp.) Ini adalah salah satu produk makanan yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Cabai berasal dari Peru, tetapi penyebarannya dimulai di Amerika, kemudian di benua Asia, di Afrika dan di Eropa. cabai merah adalah spesies tanaman milik suku terungterungan (Solanaceae atau Nightshade). Tumbuhan ini adalah tanaman tahunan yang mudah tumbuh di dataran dan dataran tinggi. Kebutuhan akan cabai terus meningkat setiap tahun.
Secara umum, masyarakat luas menggunakan cabe sebagai bahan makanan yang bisa memberi rasa pedas dan membangkitkan nafsu makan. Selain sebagai bahan makanan, cabai juga bisa digunakan sebagai bahan baku untuk produksi jamu. Untuk waktu yang lama cabai telah digunakan sebagai obat di seluruh dunia.

Capsaicin adalah zat utama yang menyebabkan rasa pedas pada cabai. Capsaicin yang telah diekstraksi dari cabai akan diperoleh dalam bentuk oleoresin. Oleoresin adalah ekstrak dalam bentuk gel atau pasta yang memiliki kandungan utama dari bahan yang diekstraksi. Selain digunakan sebagai bahan makanan yaitu bumbu, oleoresin capsaicin juga dapat digunakan dalam industri farmasi dalam produksi berbagai obat-obatan. Penggunaan oleoresin dapat mengurangi biaya transportasi karena volume per satuan berat akan berkurang dan penyimpanan lebih mudah.

cabai

Kandungan capsaicin dalam Capsicum frutescens pada tingkat tertentu mungkin beracun dan menimbulkan ancaman kesehatan. Ancaman kesehatan ini mungkin dalam bentuk reaksi peradangan, gangguan fungsi seluler, bahkan kematian sel. Selain capsaicin, beberapa senyawa dalam buah cabe rawit adalah alkaloid, flavonoid dan sterol atau terpenoid. Biji lada Cayenne mengandung beberapa alkaloid senyawa solanin yaitu, solamidine, solamargine, solasodine, solasomine, dan mengandung capsacidin yang termasuk saponin steroid. Pada tingkat tertentu, senyawa ini dianggap beracun.

Klasifikasi tanaman cabai

Kerajaan: Plantae (Tanaman)
Subkingdom: Tracheobionta (tanaman vaskular)
Super Division: Spermatophyta (menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (tanaman berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (ganda / dicotyledon)
Subkelas: asteroid
Order: Solanales
Keluarga: Solanaceae (suku terong)
Genus: Capsicum
Spesies: Capsicum annum L.

Cabai adalah tanaman milik keluarga solanaceae. Tanaman buah pedas ini banyak digunakan sebagai bumbu masak di seluruh dunia

Rumus kimia cabai bisa anda jumpai pada https://rumusrumus.com/