Bupati Jangan Cuek soal Pendidikan

Bupati Jangan Cuek soal Pendidikan

Bupati Jangan Cuek soal Pendidikan
Bupati Jangan Cuek soal Pendidikan

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, diminta untuk tidak cuek dengan

menumpuknya persoalan di dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi. Mulai dari masalah siswa sekolah di lantai, ribuan sekolah yang rusak, kosongnya jabatan kepala sekolah definitif di ratusan sekolah hingga persoalan minimnya penyerapan anggaran di Dinas Pendidikan.

Ketua Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Bekasi, Kamal Mustofa, menjelaskan, keberpihakan kepala daerah pada dunia pendidikan sangat diperlukan.

”Ya dalam konteks pendidikan ketika tidak maksimal pada pelaksanaan program melalui kegiatan kerja, kepala daerah sangat bertanggung jawab dalam capaian kinerja,” katanya.

Dia mengatakan, jika bupati tidak mengambil kebijakan untuk menyelesaikan persoalan itu

maka akan berimbas pada masalah yang lebih besar. Dan, yang terdampak adalah masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya para peserta didik.

”Kalau tidak cepat diperhatikan dan evaluasi dari kepala daerah, kami mengkhawatirkan dunia pendidikan Kabupaten Bekasi terpuruk,” ujarnya. 

Terpisah, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, mengaku akan memperhatikan persoalan pendidikan di Kabupaten Bekasi. ”Iya nanti akan kita perhatikan,” ujarnya belum lama ini di depan awak media.

Saat ditanyakan lebih detail kapan target penyelesaian masalah pendidikan di Kabupaten Bekasi,

Eka memilih menghindar. ”Sudah ya sudah,” singkatnya.

Sebelumnya diberitakan, dunia pendidikan tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Bekasi memiliki sejumlah persoalan. Hal itu dinilai disebabkan karena Pemkab Bekasi tidak berpihak untuk memajukan dunia pendidikan.

Beberapa persoalan yang ada di antaranya mengenai ribuan ruang kelas rusak, sekolah tanpa kepala sekolah definitif, minimnya penyerapan anggaran dinas hingga masih adanya siswa yang belajar di lantai karena minim meubelair.

Menanggapi persoalan tersebut, Pengamat Pendidikan Bekasi, Tengku Imam Kobul Moh Yahya, mengatakan, pelayanan pendidikan di Kabupaten Bekasi masih belum menjadi prioritas Pemkab Bekasi.

 

Sumber :

https://ruangseni.com/