Baju Adat Hiasi HUT RI ke 47 di SDN 47 Kota Jambi

Baju Adat Hiasi HUT RI ke 47 di SDN 47 Kota Jambi

Baju Adat Hiasi HUT RI ke 47 di SDN 47 Kota Jambi
Baju Adat Hiasi HUT RI ke 47 di SDN 47 Kota Jambi

Ada yang unik dalam rangkaian kegiatan upacara peringatan  HUT RI ke 74 di SDN 47

Kota Jambi pada Sabtu (17/08) lalu.

Pasalnya di dalam upacara ini para guru dan staf menggunakan pakaian adat yang ada di seluruh Indonesia mulai dari pakaian adat Aceh hingga Papua.

Kepala SDN 47  Kota Jambi, Ansori, SPd, MPd mengatakan, pemakaian baju-baju adat diberbagai daerah di Indonesia yang dipakai oleh para guru ini adalah bukti bahwa Indonesia ini kaya dengan berbagai kebudayaan dan adat yang berbeda.

“Pada tahun ini SD kami melaksanakan upacara HUT RI. Sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya

, dimana dulu hanya murid saja yang memakai baju adat. Tapi sekarang guru pun memakai baju adat yang ada di seluruh Indonesia ini,” aku Ansori.

Disampaikannya, alasan dan tujuan para guru dianjurkan memakai pakaian adat, selain sebagai hal baru dilingkungan sekolah, supaya para guru bisa mencintai dan meresapi sebuah perbedaan melalui baju adat dari seluruh Indonesia yang dipakai para guru-guru.

Supaya ke depannya bisa menularkan kepada anak-anak murid untuk lebih mencintai perbedaan dan mengetahui berbagai macam baju adat yang ada di Indonesia ini.

“Pemakaian baju-baju adat ini dilakukan secara swadaya oleh para guru masing-masing yang bertujuan untuk merekatkan tali

persatuan bangsa Indonesia yang beragam akan berbedaan suku dan budayanya,” tambahnya.

 

Berkenaan dengan HUT RI ke 74  ini dia berharap semoga anak-anak murid di Indonesia ini, khususnya SDN 47 memiliki rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi. Sehingga ke depannya bangsa Indonesia ini tidak bercerai-berai. Sebab Indonesia adalah harga mati yang harus kita bela sehingga kita dapat tumbuh bersahabat  dalam kebersamaan di tengah perbedaan.

SDN 47 Kota Jambi sudah lebih dahulu melaksanakan kegiatan untuk memeriahkan kemerdekaan Indonesia ini. Serangkaian kegiatan sudah dilakukan beberapa hari sebelum puncak pelaksanaan upacara.

Kegiatan itu meliputi permainan seperti lomba tarik tambang, lomba balap karung, makan kerupuk, memindahkan belut dan air dan masih banyak lagi lomba-lomba yang diadakan, perlombaan ini diikuti  oleh para murid, guru-guru  dan para orang tua murid

 

Sumber :

http://bit.ly/2oyHcy2